Posts

Migrasi ke Rumah Baru

Image
  Photo by Thought Catalog on Unsplash Mengawali tahun baru dengan semangat baru, pengennya sih begitu ya dan semoga istiqomah. Semangat baru itu saya khususkan untuk kebiasaan menulis saya yang tengah berantakan selama tiga tahun terakhir ini. Ya, hati dan perasaan saya seperti masih tertinggal di tahun 2019 yang mana cukup mempengaruhi kebiasaan menulis saya ini. Maka dari itu, saya memutuskan untuk memberi rumah baru untuk tulisan-tulisan saya di halaman ini. Kenapa blog? Sederhana saja, blog adalah platform yang menurut saya mengasyikkan dan memberi perasaan tenang dan damai saat menulis. Saya tidak perlu khawatir akan banyak distraksi yang muncul seperti platform lain. Dulu sebelum mengenal blog, saya juga pernah menulis beberapa cerita dan catatan di notes Facebook. Waktu itu banyak sekali respon di cerita bersambung yang saya buat sampai akhirnya saya mengikuti Monday Flash Fiction, ada yang tahu nggak? Nah Sejak ikut MFF, saya pun kerap menulis cerita pendek di blog (masih...

Kembali Menulis Sebagai Salah Satu Upaya Memberantas Kedzaliman

Image
Photo by Nick Morrison on Unsplash Ditemani gerimis sedari pagi, susu hangat, dan playlist  band indie lokal Semarang yang berjaya pada masanya, saya seperti menaiki gerbong kereta ke tahun 2013an. Tahun 2013 adalah tahun pertama saya kembali menulis blog secara -cukup- serius, bahkan sampai mengikuti sebuah komunitas blogger di Semarang untuk menambah wawasan dan relasi tentang penulisan blog. Masa-masa itu saya anggap sebagai masa keemasaan saya sebagai seorang remaja karena selalu mendapat predikat 'termuda' di komunitas. Saya jadi semangat mengikuti kegiatan komunitas waktu itu karena mendapat banyak dukungan dan nasihat untuk terus berkarya.  Launching buku pertama Nyincing Daster Club - Syak Merah Jambu, Yogyakarta, Maret 2018 Melalui pintu blogging  juga saya bertemu teman-teman hebat saya di Nyincing Daster Club di tahun 2017 hingga akhirnya kami membuat karya bersama. Duuh masa-masa itu begitu menyenangkan dan menghangatkan sampai badai corona menyerang. Jujur,...